INFORMATIKA | Apa Itu Pseudocode
Pseudocode (kode semu) adalah cara penulisan algoritma yang menyerupai kode pemrograman, tetapi ditulis menggunakan bahasa manusia yang ringkas dan mudah dipahami.
Pseudocode tidak memiliki sintaks kaku seperti bahasa pemrogram sebenarnya (seperti Java, C++, atau Python), sehingga tidak bisa dijalankan langsung oleh komputer. Tujuannya murni untuk membantu manusia merancang logika program sebelum benar-benar mulai mengetik kode (coding).
Fungsi Pseudocode
Mempermudah Perancangan: Membantu programmer fokus pada logika pemecahan masalah tanpa terdistraksi oleh aturan sintaks bahasa pemrograman.
Jembatan Komunikasi: Memudahkan komunikasi logika program antara programmer dengan pihak non-teknis (seperti system analyst atau project manager).
Efisiensi Waktu: Mencegah kesalahan logika awal (logic error) sebelum masuk ke tahap coding yang lebih rumit.
Fleksibel dan Portabel: Bisa dengan mudah ditranslasikan ke bahasa pemrograman apa pun (Python, C++, Java, JavaScript, dll.).
PENULISAN PSEUDOCODE
Struktur umum penulisan pseudocode yang standar terbagi menjadi tiga bagian utama: Header (Judul), Deklarasi, dan Algoritma.
1. Header (Judul)
Bagian ini berisi nama program atau algoritma yang akan dibuat. Fungsi utamanya adalah memberi identitas singkat mengenai tujuan program tersebut.
Aturan: Biasanya diawali dengan kata kunci
PROGRAMatauALGORITMA.Catatan: Nama program tidak boleh menggunakan spasi (gunakan camelCase atau snake_case).
2. Deklarasi
Bagian ini digunakan untuk mencatat dan mendefinisikan semua komponen yang akan dipakai dalam program.
Isi: Variabel (beserta tipe datanya, seperti
INTEGER,STRING,FLOAT), konstanta, dan fungsi/prosedur jika ada.
3. Algoritma
Bagian inti yang berisi rangkaian langkah-langkah logika pemrosesan data secara runtut.
Isi: Operasi input/output, perhitungan matematis, pengkondisian (
IF-THEN-ELSE), dan perulangan (FOR,WHILE).
Contoh Pseudocode
Berikut adalah beberapa contoh penggunaan pseudocode untuk logika sederhana hingga terstruktur.
1. Menentukan Cangkupan Nilai (Lulus / Tidak Lulus)
ALGORITMA:
INPUT nilai
IF nilai >= 75 THEN
PRINT "Lulus"
ELSE
PRINT "Tidak Lulus"
ENDIF
END
2. Menghitung Luas Persegi Panjang
PROGRAM HitungLuasPersegiPanjang
ALGORITMA:
INPUT panjang
INPUT lebar
luas = panjang * lebar
PRINT luas
END

